Monday, February 3, 2020

Imajinasi Studio Ghibli

Ghibli


Siapa yang nggak tau Studio Ghibli, rumah produksi animasi Jepang yang sangat mendunia. Bahkan 21 film Ghibli akan masuk dalam Netflix, di bulan ini ada 7 film Ghibli yang sudah tayang di Netflix.

Kalo ditanya tentang karya yang bisa mewakili Studio Ghibli, apa yang terbayang dalam pikiran kalian? Kalo gue sih image Totoro yang sangat melekat banget dan menjadi salah satu lambang untuk Studio Ghibli itu sendiri.

Menurut gue, film Ghibli berbeda dari anime Jepang pada umumnya. Ketika banyak industri yang mengangkat tema fiksi ilmiah dengan latar futuristik, Ghibli tetap menceritakan mengenai kenyataan sosial yang pahit, hubungan manusia yang hangat dan dunia anak-anak yang penuh warna.

Tema-tema kayak gini ini sering dibalut dengan elemen fantasi. Nah, selain itu ada juga Spirited Away, film animasi ini mendapatkan penghargaan dalam kategori animasi untuk pertama kalinya di Festival Film Berlin yaitu Juara Golden Bear. Film Spirited Away ini bener-bener banyak pesan moralnya sih, asli. Dari film Spirited Away ini salah satunya mengajarkan kita buat mempunyai sopan santun dan nggak serakah, dan hampir seluruh film Ghibli endingnya selalu unexpected semua!
--
Dibalik Nama Ghibli
Imajinasi keren dibalik Ghibli adalah Hayao Miyazaki. Singkat cerita, saat Miyazaki kelas 3 SMA, Miyazaki seneng banget nonton film animasi Hakujaden film ini mengenai animasi Legenda Ular Putih. Dari film inilah, Miyazaki mulai tertarik pada dunia animasi. Kemudian Miyazaki kuliah di Universitas Gakushuin dan menjadi anggota Kelompok Peneliti Sastra Anak-anak.

Selama lebih dari 50 tahun berkarya, Miyazaki telah mendapat banyak penghargaan di ajang internasional sebagai pembuat cerita dan pembuat film animasi. Miyazaki adalah pembuat film Spirited Away dan My Neighbor Totoro.

Makanya pas di film animasi Spirited Away ada naga putih yang menurut gue terinspirasi dari film Hakujaden yang pernah Miyazaki tonton pas SMA.

Lalu, Miyazaki bersama Isao Takahata, mendirikan Studio Ghibli, sebuah studio film dan animasi yang menjadi salah satu yang tersukses di Jepang. Studio Ghibli ini berdiri awal tahun 1983, Ghibli berasal dari nama panggilan orang-orang Italia untuk menyebut pesawat pengincar Gurun Sahara pada masa Perang Dunia II.

Yaaa walaupun istilahnya berasal dari bahasa Italia, kata ini diserap dari kata qibli dan etimologis berasal dari kata "qibla" atau kiblat, dalam bahasa Jepang nama studio itu dilafalkan 'ji-bri' atau 'ji-bu-ri'. Teori di balik nama tersebut adalah bahwa studio tersebut sedang meniupkan angin yang baru terhadap industri anime Jepang. Unik banget kan, ya? Hahaha
--
Miyazaki Pensiun
Setelah berjalan kurang lebih 30 tahun dunia animasi Jepang ditarik oleh Ghibli, tahun 2014 menjadi tahun terakhir bagi sutradara Miyazaki dan produser Suzuki untuk pensiun, lalu Ghibli lahir menjadi generasi yang baru. Sutradara Yonebayashi, lalu meluncurkan When Marnie Was There, film animasi ini menceritakan mengenai gadis kecil yang harus pergi ke desa demi kesehatannya dan akhirnya dia ketemu sama teman sebayanya yang ternyata datang dari dunia yang berbeda.

Tetapi, pada tahun 2017 Miyazaki kembali berkarya di Studio Ghibli. Alasan kembalinya Miyazaki adalah karena ingin membuatkan film untuk cucunya yang akan tayang pada tahun ini sebelum Tokyo Olympic Games. Miyazaki mengajak anaknya Goro untuk ikut serta pembuatan film animasi ini. 

Kabarnya, Miyazaki akan mengadaptasi novel yang dirilis pada tahun 1937 karya Genzaburo Yoshino. Pasti penasaran banget dong?

--
Rekomendasi Film Ghibli Versi Gue
Salah satu rekomendasi film Ghibli yang kadang terngiang-ngiang adalah Whisper of The Heart, film ini di produksi tahun 1995 dan menjadi film pertama yang nggak di sutradari oleh Hayao Miyazaki ataupun Isao Takahata tapi sutradaranya adalah Yoshifumi Kondou. Film ini termasuk salah satu film yang menurut gue memotivasi buat membuktikan personal skill seseorang. Karena, di film ini menceritakan tentang sepasang teman lawan jenis Namanya Shizuku dan Seiji. Shizuku ini sedih banget soalnya Seiji akan pergi selama dua bulan ke Cremona.

Seiji bilang, “Shizuku, kau berbakat menulis puisi”. Akhirnya, Shizuku ini mau ngebuktiin ke Seiji kalau dia juga punya rencana masa depan. And then kebersamaan mereka menimbulkan rasa saling menyukai satu sama lain sampe akhirnya Seiji ngelamar Shizuku buat jadi istrinya :’)

Berubah itu emang perlu motivasi dan niat sih~

Ciri khas dari film-film animasi Ghibli emang nggak ada yang hilang, semuanya unexpected ending, walaupun salah satu sutradara ada yang harus pensiun dari rumah produksi ini. Perpaduan antara imajinasi, fantasi dan realisme, menurut gue dibuat dengan sangat detail. Karena menurut Miyazaki film animasi bukan lagi soal film anak-anak yang bertema riang gembira tapi animasi juga bisa bercerita dan memberi pesan tentang apa saja.

Nah, buat kalian yang udah nonton karya Studio Ghibli, film animasi favorite kalian apa sih? Share di kolom komentar yaaa! :)

Have a nice day!

Source image: Pinterest Ghibli - Niiaru

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search