Thursday, February 13, 2020

"Miracle in Cell no. 7" Hadir Dalam Versi Indonesia

"Miracle in Cell no. 7" Hadir Dalam Versi Indonesia



Bagi para pecinta film Korea, pasti tau dong dengan film Miracle in Cell No.7. Film yang mampu membuat para penontonnya meneteskan air mata ini akan diremake versi Indonesia. Rumah Produksi Falcon Pictures telah mengungkap sejumlah aktor yang akan berperan dalam film tersebut. Salah satunya adalah Vino G Bastian. Dalam video yang diunggah di akun resmi Falcon Pictures, sebagian pemeran mengenakan baju narapidana sedang asyik bermain aplikasi music yang lagi populer banget saat ini yaitu Tik Tok.

Dalam versi Korea, film yang dibintangi oleh Park Shin Hye ini disutradarai oleh Lee Hwan Kyung dan menjadi salah satu film terlaris di tahun 2013, serta peringkat ketiga sepanjang masa di Korea setelah Along with The Gods: The Two Worlds dan Train to Busan. Tak heran jika para penggemarnya menaruh harapan yang besar pada versi Indonesia ini.

Miracle in Cell No.7 bercerita tentang Ye Sung yang selalu membantu ayahnya Lee Yong Goo yang menderita keterbelakangan mental. Keadaan ayahnya yang keterbelakangan mental ini tidak mengurangi rasa cintanya kepada sang ayah. Pada suatu hari, Ye Sung bercerita kepada ayahnya kalau ia menginginkan tas kuning bergambar Sailor Moon, ia dan ayahnya selalu mengintip dari kaca dan mengkhayal untuk bisa membelinya. Ketika sang ayah sudah menerima gaji dari pekerjaannya sebagai tukang parkir, mereka pun ke toko tersebut untuk membelinya.

Namun, ternyata tas itu sudah ada yang membeli, yang kebetulan adalah anak dari seorang komisaris polisi. Lee Yong Goo meminta anak tersebut menjualnya kepada Ye Sung, tapi anak ini nggak mau.

Beberapa hari kemudian, anak komisaris polisi itu menemui Lee Yong Goo untuk memberitahu ada toko yang menjual tas serupa. Lee Yong Goo pun mengikuti anak komisaris polisi itu, namun saat di perjalanan anak tersebut terjatuh hingga mengakibatkan meninggal.

Dari sinilah Lee Yong Goo terjebak dalam kasus tuduhan penculikan, kekerasan seksual hingga pembunuhan. Yang akhirnya membuat Lee Yong Goo berpisah dengan Ye Sung. Karena kasus ini, Ye Sung dikirim ke sebuah lembaga pengasuhan agar tidak hidup sendirian.

Lee Yong Goo mendapatkan ancaman dari komisaris polisi akan membahayakan Ye Sung jika Lee Yong Goo tidak mau mengakui kejahatannya. Dalam pengadilan Lee Yong Goo akhirnya mengakui semua tuduhan yang nggak dilakukan. Sampai saat Ye Sung sudah dewasa, Ye Sung di bantu bersama dengan tahanan di sel no. 7, berhasil membuktikan bahwa sang ayah tak bersalah meskipun Lee Yong Goo telah meninggal. Kadang, hidup setidak adil itu ya, guys?

Kalau versi Korea-nya dibuat oleh sutradara Lee Hwan kyung, untuk versi remake Indonesia ini kabarnya akan disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini sebenarnya diambil dari kisah nyata lho, guys. Film Miracle in Cell No. 7 ini dibuat berdasarkan kisah nyata yang terjadi pada tahun 1972 di Korea Selatan. Yang kemudian di tahun 2013, film ini hadir untuk mempresentasikan diskriminasi dan ketidakadilan yang dialami oleh seorang berkebutuhan khusus.

Belum diketahui tanggal rilis dari ‘Miracle in Cell No.7’ versi Indonesia ini, tapi menurut info dalam akun Instagram Falcon Pictures, film ini akan rilis pada tahun 2020 ini, guys.  Apakah versi Indonesia ini bakal sesukses film aslinya? Kita tunggu saja ya, guys.

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search