Monday, February 17, 2020

Review Eggnoid, Kisah Cinta Yang Tidak Biasa

Review Eggnoid, Kisah Cinta Yang Tidak Biasa




Film karya Naya Anindita ini, mengangkat sisi percintaan dan juga keluarga. Yang dimana menceritakan tentang Kirana yang harus menghadapi kenyataan kalau orangtuanya meninggal, Kirana yang biasa di panggil Ran ini merasa tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Ran tinggal bersama tantenya yang bernama Diany. Hingga akhirnya muncul Eggy, seorang Eggnoid yang tidak boleh mencintai manusia.

Eggy yang di perankan oleh Morgan Oey ini di ceritakan sebagai makhluk yang dikirim dari masa depan untuk beradaptasi di bumi. Eggy bersikap layaknya manusia normal pada umumnya, makan, minum, berjalan dan berlari, seakan-akan Eggy telah hidup di bumi cukup lama.

“Selamat atas terpilihnya kamu sebagai orangtua angkat dari Eggnoid, Eggnoid adalah keajaiban yang dikirim dari masa depan untuk menjawab rasa kesepian kamu di hari ini”

Film ini menjelaskan dari sudut pandang Ran, Film yang di produksi oleh Visinema ini ternyata di angkat dari serial Webtoon yang telah dibaca oleh 4juta orang, karya Archie The RedCat.
Ran dan Eggy, di pertemukan untuk saling melengkapi. Tidak ada lagi sedih dan kesepian, dua sahabat ini selalu bersama dalam kurang lebih dua tahun lamanya.

Persahabat yang berubah menjadi cinta ini, membuat Ran dan Eggy bingung, apa solusi terbaik untuk keduanya. Sangat mudah di tebak, bukan? Jatuh cinta kepada manusia merupakan sebuah pelanggaran, apabila Eggy membuat pelanggaran hingga 3 kali, Eggy akan di pulangkan dan semua memory Eggy akan di hapus.

Film Eggnoid ini menjelaskan bahwa setiap manusia pasti punya support system tersendiri untuk membuat dirinya tetap kuat dan Bahagia. Film ini akan cocok di tonton bagi umur 17 tahun keatas, karena Eggnoid ini menggambarkan kisah percintaan tentang anak SMA yang beranjak kuliah. Film percintaan yang ringan ini ternyata memiliki pesan yang cukup dalam. Dari film Eggnoid ini gue ngerti, saat ada orang lain yang sedang sedih hingga depresi, tugas kita adalah selalu menemaninya agar orang itu bisa secara perlahan menghilangkan rasa depresinya.

Karakter Eggy digambarkan sebagai orang yang dengan sabar menemani Ran setiap hari. Akhirnya secara perlahan, Ran bisa melupakan depresinya dan kembali ceria, Ran dapat menjalani hari-harinya seperti biasa lagi.

Hal ini tampak sering terjadi dalam kehidupan nyata ya, guys. Dimana saat teman kita merasa sedih, pasti akan membutuhkan sosok penenang yang siap mendengar keluh kesahnya. Sebagai teman, kita juga pasti akan merasa lega, ketika teman kita kembali tersenyum Bahagia.

Salah satu scene yang bikin salah fokus adalah saat di sebuah toko ice cream, toko ice cream ini di buat menjadi sangat lucu dan menggemaskan. Toko ice cream yang instagramable ini di ceritakan sebagai tempat bekerja Eggy. Dalam toko ini juga, Eggy mulai mengutarakan perasaannya kepada Ran.

Sepertinya Visinema memiliki ciri khas di setiap filmnya, tone warna dari Visinema selalu ceria dan cerah. Jadi, penonton nggak merasa bosen dan suram pas ngeliat visualnya.

Gimana kalau posisi Ran pada film ini kejadian pada kalian, guys? Pasti bingung banget kan :p
Share pengalaman kalian juga yuk tentang film Eggnoid! Gue tunggu di kolom komentar ya, guys.

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search