Tuesday, February 11, 2020

Review: Fantastic Beasts and Where to Find Them

Review: Fantastic Beasts and Where to Find Them


Setelah serial Harry Potter tamat di tahun 2011, J. K Rowling hadir kembali di tahun 2016 untuk mengembalikan euphoria dengan dunia magic.

Film Fantastic Beast and Where to Find Them ini menceritakan tentang Newt Scamander yang datang ke New York pada tahun 1926. Kejadian ini tepat 54 tahun sebelum Harry Potter lahir. Tujuan dari Newt Scamander datang ke New York ini adalah untuk mengembalikan salah satu fantastic beast ke asalnya. Newt adalah seorang penulis buku “Fantastic Beast” yang bukunya akan menjadi buku pelajaran murid Hogwarts. Saat Newt datang ke New York, Newt hanya membawa satu buah koper. 

Tapi, siapa sangka kalau koper yang dia bawa ini sangat banyak fungsinya, didalam koper ini juga terdapat tangga yang menghubungkan kita ke tempat penyimpanan hewan-hewan yang dilindungin Newt. Salah satunya adalah Thunderbird, Thunderbird ini burung yang besar banget dan berasal dari tanah kering Arizona. Uniknya, Thunderbird ini bisa bikin badai disekitarnya hanya dengan mengepakkan sayap dan burung ini dikabarkan dapat mendeteksi datangnya bahaya.

Adegan pembuka dari film ini saat Newt berjalan-jalan di tengah keramaian Kota New York, dia tertarik untuk mendengarkan sebuah pidato yang disampaikan oleh seorang wanita di depan sebuah bank. Dari sinilah petualangan dimulai, sudah siap?

Tanpa disadari, koper ajaib yang ia jadikan tempat untuk membawa hewan-hewan magisnya tersebut terbuka. Seekor Niffler yang mendengar suara gemercing uang logam yang jatuh kelantai pun keluar untuk mencari uang tersebut. Sadar kalau ada salah satu hewannya yang keluar, Newt pun mengejarnya hingga masuk ke dalam sebuah bank. Niffler justru semakin mencari celah untuk mengambil uang logam dan perhiasan-perhiasan yang tersimpan di bank.

--

Newt yang lagi sibuk mengejar Niffler tidak menyadari kalau ternyata dibuntuti oleh seorang penyihir perempuan, Porpentina Goldstein atau Tina yang merupakan salah satu anggota perkumpulan penyihir rahasia Amerika yang disebut The Magical Congress of the United State of America (MACUSA).

Tina pun membawa Newt ke MACUSA karena menganggap Newt melakukan pelanggaran pasal 3-A, yaitu tentang kerahasiaan sihir. Saat Tina membuka koper milik Newt untuk membuktikan tuduhannya, koper tersebut ternyata hanya berisi beberapa jenis roti. Rupanya koper milik Newt yang sebenarnya tertukar dengan koper milik Jacob Kowalski ketika Newt dan Jacob bertemu di bank. Ribet banget deh jadinya, hahaha.

Tina dan Newt akhirnya memutuskan untuk mencari Jacob untuk mengambil kopernya lagi. Di tengah perjalanan mereka melihat kehebohan orang-orang yang menyaksikan sebuah gedung yang rusak akibat serangan seekor hewan magis.

Rupanya, koper Newt terbuka ketika berada di rumah Jacob. Newt dan Tina langsung masuk ke gedung yang rusak tersebut dan menemukan Jacob sedang pingsan. Agar masalah ini tidak semakin meluas, Newt menghapus ingatan orang-orang mengenai kejadian tersebut dan mengembalikan keadaan gedung ke bentuk semula dengan sihirnya. *Standing applause

Setelah sadar dari pingsan, Jacob menyadari ada seusatu yang aneh di lehernya. Ternyata ia telah digigit oleh seekor murtlap. Mengingat bahwa Jacob adalah seorang No-Maj, Tina dan Newt memutuskan untuk membawa Jacob pergi dan mengobatinya. Tina mengajak Newt dan Jacob ke apartemennya untuk beristirahat. Di sana, Tina tinggal bersama saudarinya, Queenie Goldstein yang juga seorang penyihir. Tidak ada semalam, Newt mengajak Jacob untuk kabur dari apartemen Tina.
Kekacauan pun sempat terjadi akibat lepasnya hewan-hewan milik Newt. Melalui sebuah sidang yang dipimpin oleh presiden sihir Sheraphina Picquery, Newt pun dituduh telah menyerang kota New York dan ditahan di sebuah sel Bersama Jacob dan Tina. Mengetahui Kakaknya dan temannya di tahan, Queenie berupaya untuk membebaskan mereka.

--

Sayangnya, Newt datang ke New York juga dalam waktu yang kurang tepat. Pada tahun ini New York sedang dalam keadaan panas dan sensi dengan adanya issue penyihir. Koran-koran di New York memberitakan adanya ancaman teror yang berasal dari kalangan penyihir. Masyarakat akhirnya panik dengan adanya berita-berita ini. Belum lagi baru-baru ini ada sebuah Gedung yang ditemukan hancur dalam sekejap. Saksi mata mengatakan kalau gedung ini diterjang oleh angin hitam yang aneh. Kejadian inipun diasumsikan sebagai serangan penyihir dan membuat para No-Maj (sebutan bagi orang-orang non-sihir) semakin memerangi apapun yang berbau sihir.

Akhirnya penyihir-penyihir menyembunyikan keberadaan mereka dari manusia biasa, tapi ya namanya hidup ada aja yang kontra, salah satu penyihir bernama Grindelwald justru mau menampakkan diri dan menantang manusia biasa.

Angin hitam yang di sebut-sebut oleh masyarakat ini adalah Obscurus. Obscurus merupakan makhluk yang sangat berbahaya dan sebuah makhluk parasit yang tinggal dalam tubuh manusia. Sementara itu, seorang auror dari MACUSA bernama Percival Graves pun diutus untuk mengatasi serangan sihir di Kota New York. Ia menemui seorang anak bernama Credence untuk menemukan siapa penyihir yang ada di balik kehancuran kota.  Akhirnya diketahui bahwa ternyata serangan parah di kota  diakibatkan perbuatan sihir hitam obscurus yang kemudian merasuki Credence. Dalam scene ini menceritakan Obscurus tinggal dalam tubuh Credence yang biasanya Obscurus hanya bertahan hidup hingga umur si manusia mencapai 10tahun sedangkan Credence sudah berumur 20tahunan.

Newt yang mengetahui kekacauan ini ikut ambil peran untuk menyelamatkan Credence dan mengambil obscurus. Newt berjanji pada Credence untuk membebaskannya dari Obscurus. Credence yang mulai luluh, malah mendapat serangan dari para auror. Akhirnya Credence ikut terbunuh bersama obscurus. Pada saat itu pula identitas asli Graves terungkap. Ternyata ia adalah penjelmaan dari Gellert Grindelward yang sedang menyamar.

Berbagai masalah telah selesai, Newt dan penyihir Macusa bekerjasama untuk mengembalikan kondisi normal kota dengan sihir. Newt pun meminta bantuan Thuderbird untuk membawa ramuan penghapus ingatan sihir dan menyatukannya dengan hujan. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan memori para penduduk kota yang sebagian besar adalah No-Maj tentang kejadian mengerikan yang baru saja terjadi. Jacob yang juga seorang No-Maj dengan berat hati memutuskan untuk ikut menghapus memorinya dengan masuk ke dalam hujan.

Setelah semua hewan magis Newt telah terkumpul kembali dan membantu untuk membereskan kota, lalu Newt memutuskan untuk kembali ke London. Dalam scene ini Newt terlihat tidak begitu siap, karena harus meninggalkan Tina yang mulai membuat Newt tertarik. Akhirnya, Newt berjanji suatu saat akan kembali ke New York untuk menemui Tina.

Film-film yang diadaptasi dari J. K Rowling memang paling bisa mengangkat imajinasi begitu tinggi ya, guys? Dia mampu menciptakan banyak tokoh, hewan dan makhluk yang kitapun percaya kalau itu nggak ada di dunia tapi dibuat seakan-akan nyata. Seluruh karakter dalam film ini juga sangat mendukung, semuanya pas dan cocok dengan perannya masing-masing.  

J. K Rowling juga mengkonfirmasi kalau film ini akan terbagi menjadi lima bagian, guys! Film keduanya sudah keluar bulan November 2018 lalu yang berjudul Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald.

Jadi, ga sabar ya untuk melihat film karya J. K Rowling lainnya, sambil bernostalgia  hawa magisnya film Harry Potter
Kalian pernah gak sih berkhayal kalau dunia magis kayak gini beneran nyata di dunia? Share yuk cerita kalian dibawah ini :)

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search