Tuesday, February 4, 2020

Review Mantan Manten, Belajar Ikhlas

Review Mantan Manten, Belajar Ikhlas


Tahun lalu, muncul film yang sangat membuat dada penonton sesak. Bagaimana tidak, tanpa pamit dan basa basi tiba-tiba pasangan kita malah nikah sama orang lain :’)

Film ini adalah karya dari Visinema Pictures dan di sturadarai oleh Farishad Latjuba. Sosok wanita dalam film ini di perankan oleh Atiqah Hasiholan yang memerankan sebagai Yasnina. Akting sebagai Yasnina disini dapet bintang 8 dari gue, karena Atiqah sangat menjiawi perannya ini, berperan sebagai wanita dewasa yang harus menghadapi beragam macam masalah dihidupnya dalam 1 waktu yang bersamaan.

Tapi guys, dari film ini bisa mengajarkan kepada wanita-wanita di luar sana untuk lebih tegar. Film ini sangat membangun karakter wanita yang kuat dan single fighter dalam hidupnya.

Film ini menggambarkan seorang wanita yang menjalin kerjasama dengan Ayah tunangannya dalam sebuah perusahaan, Yasnina dan Arifin Iskandar ngga berhenti berseteru di film ini. Arifin menjebak Yasnina dalam politik perusahaan dan membuat Yasnina harus keluar dari perusahaan. Apesnya lagi, semua harta Yasnina harus disita karena dijebak dalam kasus investasi.
Dalam posisi ini Yasnina mau memperjuangkan hak-haknya dan akan membawa ke jalur hukum. Karena Yasnina tidak punya uang, Yasnina memutuskan untuk menjual Vila nya.

Kesedihan Yasnina nggak cuma sampai pada runtuhnya karir, tapi juga permasalahan Vila ini. Vila yang dia beli beberapa tahun lalu ternyata belum balik nama dari pemilik sebelumnya. Alhasil, demi mendapatkan Vila nya kembali Yasnina harsu menuruti kemauan pemilik Vila sebelumnya, ibu Marjanti. Ibu Marjanti ini berprofesi sebagai pemaes dan meminta Yasnina untuk menjadi asistennya selama 3bulan, secara diam-diam Ibu Marjanti ini ingin mewariskan tradisi pemaes ini ke Yasnina.

Dalam titik terendah dalam hidup Yasnina ini, sang tunangan, Surya, memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka dikarenakan sang Ayah tidak lagi merestui hubungan mereka. Ah bokapnya kurang professional nih, masa masalah kerjaan jadi masalah pribadi juga :p hahaha
Sampe sini, udah berasa kan sedihnya kayak apa jadi Yasnina?
--
Mantan Manten

Setelah 3 bulan lamanya belajar menjadi seorang pemaes, Yasnina mendapat satu klien pertamanya yang ternyata adalah calon istri dari Surya, mantan tunangannya. Yasnina terlihat galau banget di scene ini, terima job nya apa enggak, ya gimana ya nikahan mantan ceu, dan harus bantu paes mempelai perempuannya :’)

Emang sih, gue akuin film ini banyak banget scene sedih dan emosional nya. Tapi, bisa kita jadiin pelajaran guys, berharap lebih sama manusia itu nggak ada untungnya. Karena bisa aja semua harapan itu ngga sesuai sama mau kita. Scene yang menampilkan pernikahan adat Jawa disipun nggak berasa bosen, dan justru ada bagian lucu dari Dodit yang mampu mencairkan suasana tegang di film ini.

Endingnya, Yasnina tampak lebih bahagia terlihat dari senyumannya. Banyak poin inspiratif yang bisa diambil dari Yasnina. Nggak cuma belajar untuk bisa bangkit dari kegagalan, tapi juga bagaimana perjalanan seorang wanita sampai akhirnya menerima perasaan ikhlas.

Semoga para wanita di Indonesia bisa lebih tangguh dan kuat ya!

Apakah kalian para wanita pernah merasakan hal yang sama dengan Yasnina? Share di kolom komentar yaaa guys!

Mencintai tak selalu Bersatu
Mantan Manten 2019


Source image: Instagram Atiqah Hasiholan, Instagram Mantan Manten

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search