Friday, February 14, 2020

Review Rise of The Guardians

Review Rise of The Guardians




Film yang diangkat dari novel karya William Joyce ini sangat berhasil mengembalikan memori-memori masa kecil. Dimana saat kecil dulu, kita sangat percaya dengan Santa Claus yang akan datang di setiap natal hingga tooth fairy baik hati yang akan memberikan kita hadiah di bawah bantal.
Film ini mampu mewujudkan dongeng tersebut menjadi sangat nyata. Karakter dalam film ini di angkat dari sebuah novel anak-anak yang berjudul The Guardians of Childhood. Film ini di produksi oleh Dream Works Animation, sudah tidak perlu ragu lagi dengan animasinya ya guys, pasti keren banget!

Cerita dari film ini di buka dengan sosok Jack Frost, remaja laki-laki yang lupa dengan jati diri nya. Hingga akhirnya Jack Frost tidak terlihat oleh siapa pun kecuali dengan para Guardians. Konon, semua Guardians akan terlihat oleh anak-anak yang mempercayainya, berbeda dengan Jack Frost tidak ada yang percaya dengan adanya Jack Frost sehingga tidak ada anak-anak yang bisa melihatnya.
Dari scene ini kemudian muncul masalah baru yang dimana munculnya Boogeyman, sama halnya dengan Jack Frost. Boogeyman tidak akan tampak jika tidak ada yang mempercayai, Boogeyman akhirnya merencanakan rencana jahatnya dengan memamnipulasi mimpi anak-anak menjadi mimpi buruk.

Karena kejadian ini diketahuin oleh Santa Claus yang bernama North, North akhirnya mengumpulkan pasukan-pasukan yang terdiri dari Easter Bunny, Tooth Fairy, dan Sandman. Saat sedang berkumpul, Man in The Moon memberikan isyarat kepada North kalau dengan mengalahkan Boogeyman mereka berempat tidak akan berhasil, Man in The Moon mengisyaratkan Jack Frost untuk membantu mereka. Tidak ada yang percaya dengan Jack Frost, image Jack Frost yang terkenal bandel ini membuat ia tidak mudah untuk bergabung dengan Guardians.

Jack Frost yang sedang sibuk mencari jati dirinya pun merasa tidak tertarik dengan tawaran itu. Tak disangka guys, kalau ternyata ada hikmah di balik Man in The Moon mengajak Jack Frost bergabung melawan Boogeyman. Boogeyman ternyata mengetahui dan memegang rahasia hidup dari Jack Frost, dari sinilah akhirnya Jack Frost membantu para Guardians melawan Boogeyman.

Boogeyman telah berjalan lebih cepat dari para Guardians, Boogeyman telah berhasil merusak kepercayaan anak-anak terhadap Guardians melalui mimpi buruk. Para Guardians akhirnya tidak dapat terlihat oleh siapapun. Para Guardians dan Jack Frost harus berjuang untuk mengembalikan kepercayaan anak-anak di dunia, salah satu caranya adalah membantu Tooth fairy mengumpulkan gigi anak-anak yang tersimpan di balik bantal.

--

Saat kembali ke markas North, para Guardians melihat satu titik terang yang ternyata ada satu anak di bumi yang mempercayai keberadaan mereka. Namanya adalah Jammie Bennett, Jammie hadir sebagai penolong para Guardians. Dalam scene ini Jammie juga di buat untuk percaya dengan adanya Jack Frost dan Jack Frost mencoba untuk mengingatkan Jammie tentang kejadian bola salju yang membuat giginya patah, yang ternyata berasal dari Jack Frost.

Jammie mulai membantu para Guardians untuk membuat teman-temannya percaya kembali dengan hadirnya Guardians. Hingga akhirnya The Guardians, Jammie dan teman-teman berhasil melawan Boogeyman. Boogeyman kembali terpenjara dan tidak akan kembali lagi. Hingga saat ini keberadaan Guardians di akui kembali oleh dunia. Tidak lupa dengan kisah Jack Frost yang mencari jati dirinya, setelah berhasil memusnahkan Boogeyman, identitas Jack Frost akhirnya terungkap.

Sebelum menjadi Guardians pilihan Man in The Moon, Jack Frost memiliki rambut dan mata berwarna cokelat. Jack Frost pernah mengalami kematian yang di karenakan tenggelam kedalam air es saat menyelamatkan adiknya bermain ski di danau yang permukaannya sedang beku. Jack Frost menyelamatkan adiknya menggunakan tongkat kayu yang hingga saat ini digunakan. Dari sinilah Man in The Moon mengangkat Jack Frost menjadi Guardians.

Akhirnya Jack Frost bergabung dengan para The Guardians yang dipimpin oleh North. Mereka bekerja sama untuk memberikan kebahagian di setiap moment anak-anak di dunia. Sangat berjasa sekali ya mereka ini.

Film ini menjadi salah satu film yang cukup sukses selain How To Train your Dragons, Shrek dan Kung Fu Panda. Jadi, gimana guys? Apakah kalian tertarik untuk menontonnya kembali untuk mengingat memori saat kecil?

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search