Thursday, October 29, 2020

Review Rebecca, Misteri Istri Pertama de Winter

Review Rebecca, Misteri Istri Pertama de Winter

 


Spoiler Alertttt! Masih anget nih, guys!

Film Rebecca sudah tayang di Netflix per tanggal 21 Oktober lalu. Film ini di perankan oleh Lily James dan merupakan film dengan genre thriller psikologis gitu. Selama menonton film ini, perasaan dan emosi kalian akan naik turun saking tegangnya. Rebecca disutradarai  oleh Ben Wheatley dan  diproduksi oleh Working Title Films Darkest Hour, Emma.

 

Film ini cukup memiliki alur yang “unexpected”, film ini merupakan hasil adaptasi dari novel karya Daphne du Maurier pada tahun 1938. Novel ini kemudian dikenal sebagai karya sastra du Maurier yang paling populer di Inggris. Rebecca yang kalian tonton di Netflix ini sebenarnya bukan film pertama yang di adaptasi dari novel, tapi di tahun 1940 dan 1997 film ini sudah lebih dulu di tayangkan dengan beberapa versi yang berbeda.

 

Film yang memiliki latar belakang rumah klasik mewah di Kawasan pantai inggris ini ternyata memiliki lokasi syuting rumah yang berbeda-beda lho, guys! Menurut sutradara, ia kesulitan menyesuaikan konsep ruangan yang sama seperti pada novel aslinya. Kemudian syuting ini harus berpindah-pindah ke 4 hingga 5 rumah mewah yang berbeda. Wah, kira-kira berapa ya total pengeluaran film ini? hmm, pasti mahal banget!

 

Sekaranggg, kita akan bahas Rebecca di versi 2020 ya, guys!

 

Film ini berawal dari seorang wanita muda yang tidak sebutkan namanya ini, bekerja sebagai pendamping ningrat yang bertemu dengan Maxim de Winters di Monte Carlo sebuah tempat penginapan mewah. Maxim adalah seorang duda kaya raya yang ditinggal meninggal istrinya, Rebecca.

 

Pertemuan Maxim dan wanita muda ini sangatlah singkat dan intens hingga membuat keduanya jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah. Keputusan untuk menikah dalam waktu cepat ini, di buat oleh Maxim saat mengetahui wanita yang ia sukai akan pergi ke New York untuk ikut dengan atasannya. Sebelumnya wanita muda ini udah di peringatkan oleh atasannya, untuk tidak menikahi Maxim hanya karena sex, karena pada akhirnya ia akan tinggal di rumah berhantu yang dimana istri pertama Maxim akan bergentayang disana.

 

Karena ia, bertekad untuk percaya dan menikahi Maxim, ia berkata bahwa ia tidak takut oleh hantu.

Berubahlah wanita ini di sebut dan di panggil sebagai Ny. De Winter setelah menikah dengan Maxim. Semua terlihat Bahagia dan baik-baik saja di awal, tapi siapa sangka kalau di luar negri pun punya ART yang julid banget?

 


Setelah menikah dan berbulan madu, Maxim dan istrinya memutuskan untuk kembali ke rumah lama Maxim di Manderley. Manderley adalah mansion atau rumah tua yang telah 300 tahun di wariskan secara turun-menurun oleh marga de Winter. Rumah tua yang besar seperti istana ini tidak seindah yang terlihat, Ny. De Winter harus bertahan hidup dengan bayang-bayang istri pertama Maxim dan kepala ART yang juga belum bisa move on dari Rebecca. Kepala ART ini yang biasa di panggil Ny. Danvers memiliki sikap yang sangat mengintimidasi Ny. De Winters. Ia kemudian menyadari kalau ada sesuatu di balik kematian Rebecca. Nah usut punya usut, ternyata Ny. Danvers ini udah kenal Rebecca dari jaman Rebecca masih kecil, jadi dia sayang banget dan ga rela posisi Rebecca di ganti dengan wanita lain. Di tambah lagi Ny. Danvers bilang kalau arwah Rebecca masih ada dirumah itu dan Rebecca tidak akan suka kalau Ny. De Winter menggantikan poisisinya.

 

Ny. De Winter kemudian mencoba membongkar teka-teki yang terjadi di rumah tersebut. Ny. De Winter juga kemudian sudah mulai curiga kenapa suaminya, Maxim nggak mau sama sekali bahas mengenai Rebecca dan menganggap kalau Maxim masih memikirkan dan belum lepas dari Rebecca. Ditambah lagi Maxim ternyata punya kebiasaan sleep walking ke kamar lamanya dengan Rebecca.

 

Rebecca di ketahui meninggal akibat ombak di laut saat ia sedang berlayar, kejadian ini membuat Ny. De Winter menjadi terbayang-bayang dan merasa di hantui dengan sosok wanita berambut panjang dengan gaun berwarna merah.

 

Film ini hanya akan memberikan bumbu-bumbu manis di awal hingga ¼ awal film aja, guys. Selebihnya? Tegang + harus mikiiiir keras, ada apa sebenarnya antara Maxim dan Rebecca.

 

Siapa sih Rebecca sebenarnya?


 

Rebecca di kenal sebagai wanita ramah yang cantik, tinggi dan memiliki rambut hitam panjang yang bagus. Rebecca di ketahui telah meninggal saat sedang berlayar dan jasadnya di temukan setelah 2 bulan ia menghilang dalam keadaan tidak utuh. Entah apakah arwah Rebecca sungguh tidak menyukai Ny. De Winter yang baru, Rebecca dan kapalnya tiba-tiba kembali ke tepi pantai tepat di Manderley.

 

Rebecca di temukan dalam keadaan hanya sisa tengkorak dan masih menggunakan cincin pernikahan dengan Maxim. Penemuan jasad Rebecca ini, kemudian memancing pihak polisi dan pengadilan untuk mengetahui penyebab kematian Rebecca. Beberapa bukti terkumpul satu persatu mulai dari bawah kapal yang di gunakan Rebecca rusak dan berlubang seperti sengaja di rusak.

 

Di balik itu semua, Maxim memiliki alasan tersendiri. Maxim mengaku pada Ny. De Winter bahwa dirinya merasa masih terjebak oleh Rebecca, bukan karena cinta, tetapi karena ia membencinya. Rebecca ternyata bukanlah gadis ramah dan lugu yang seperti orang-orang katakan, Rebecca di ketahui telah berselingkuh dengan “tidur” bersama beberapa pria selain Maxim dan mengatakan bahwa jika Rebecca hamil, itu bukanlah anak dari Maxim.

 

Kejam banget ya?

Maka dari itu Maxim yang ga sanggup untuk menceraikan Rebecca karena tidak mau merusak citra keluarga De Winter, ia kemudian mencoba cara untuk membunuh Rebecca.

 

Kejadian ini kemudian membawa Maxim ke meja hijau melawan Ny. Danvers dan sepupu Rebecca. Ny. De Winter terus berusaha untuk membantu menyelamatkan suaminya dari kasus yang dialami, pasalnya Rebecca juga di ketahui sedang stress akibat penyakit yang dideritanya, kanker Rahim. Setelah menemui bukti sakit Rebecca, ia mengatakan pada hakim bahwa Rebecca hanya meninggal akibat bunuh diri.

 

Hmm, kenapa ya Ny. De Winter sebegitunya bela-belain suaminya supaya ga di penjara?

Setelah selesaiinya kasus ini, Maxim dan istri memutuskan untuk tinggal di Kairo untuk melupakan dan meninggalkan luka lama. Coba cari tau apa di balik tatapan Ny. De Winter di akhir film? :p

 

Sooo, proses meninggal yang mana nih yang kalian yakini? Apakah bunuh diri atau meninggal karena kapalnya rusak?

 

Yuk, bongkar teka-teki ini dengan diskusi bersama di kolom komentar!

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search